Kamis, Februari 2, 2023
spot_img
More

    Orang Paling Cari

    Apa itu Technical Architect? berapa gajinya? Update!

    Kalian yang punya passion di bidang IT dan berkeinginan bekerja di perusahaan IT ternama karir techincal architect atau juga biasa disebut software architect mungkin bisa menjadi pilihan karir dari keinginan kalian.

    Kebutuhan terhadap akses digital diera kini memanglah menjadi prioritas, terlebih untuk suatu perusahaan baik berskala kecil sampai besar. Di sejumlah perusahaan, fasilitas akses digital sangat berpengaruh terhadap kinerja dan efektifitas, terlebih untuk perusahaan yang telah merealisasikan Internet of Things (IoT). 

    Buat kamu yang berminat untuk bekerja di perusahaan IT ternama, karier sebagai software architect mungkin adalah jawaban dari keinginan tersebut.
    Ilustrasi IoT (Photo by Josh Sorenson on Pexels.com)

    Dalam pelaksanaannya Technical Architect lah yang berperan urgen dalam bidang ini berikut ulasan technical architect dalam karlotapost.

    Apa itu Technical Architect?

    Technical architect atau disebut pun software architect adalah seorang arsitek teknis yang bertugas sebagai penghubung antara manajer perusahaan, perancang, hingga developer yang mengerjakan keperluan teknologi informasi (TI) bagi suatu perusahaan.Profesi ini seringkali bekerja pada perusahaan aplikasi development yang mempunyai produk-produk aplikasi yang lumayan besar dan kompleks. Seorang Technical Architect mesti mengantisipasi dan mengidentifikasi keperluan TI dan merancang solusi, sampai harus meyakinkan penyelesaian tersebut bekerja seefisien mungkin terhadap seluruh pihak dalam sebuah perusahaan.

    Apa itu teknikal arsitek atau software architect? dan bagaimana potensi kerjanya? Karir Ini bisa jadi jawaban dari keinginan kalian anak it.
    Ilustrasi Software Architect (Photo by cottonbro on Pexels.com)

    Terkadang Technical Architect diutamakan pada bidang tertentu dari suatu kerangka kerja TI, seperti dalam bidang security. Namun, mayoritas Technical Architect bertanggung jawab untuk menambah pengalaman pemakai akhir atau meyakinkan proses penggunaan perangkat digital dari sebuah perusahaan bermanfaat dan berjalan lancar.

    Software architect pun dapat bertugas guna mendesain dan merekomendasikan secara technical tentang bagaimana dan apa yang dibutuhkan dalam mengembangkan produk aplikasi tersebut. Seorang yang profesional di bidang ini biasanya pernah meniti karir sebagai programmer, aplikasi engineer atau system analisis.

    Seorang arsitek teknis seringkali bekerja dengan standar 40 jam kerja per minggu, namun karena tenggat dan dengan prioritas tinggi seringkali membutuhkan pekerjaan pada akhir pekan atau malam hari. Bergantung pada jenis perusahaan lokasi seseorang bekerja, seorang arsitek teknis bisa dipanggil guna bepergian bertemu klien atau mungkin mengerjakan semua kegiatan mereka di kantor.

    Bagaimana menjadi Technical Architect atau Software Architect? cek di halaman selanjutnya.

    Latest Posts

    Jangan Lewatkan