Kamis, Mei 19, 2022
BerandaGorontaloFajar Berterimakasih Kepada Gubernur Gorontalo

Fajar Berterimakasih Kepada Gubernur Gorontalo

Ibu Idah Syahidah Minta Kepada Masyarakat Tidak Menghukumi Fajar

Fajar Sidik Napu saat menemui anggota DPR RI Fraksi Golkar Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, MH (Foto : Istimewa)

Karlotapost-News- Aksi marah-marah Menteri Sosial Tri Rismaharini pada saat melakukan kunjungan ke Provinsi Gorontalo disesalkan banyak pihak. Pasalnya tindakan tersebut dianggap terlalu berlebihan.
Setelah ramai diberitakan dimedia sosial maupun media lokal dan nasional. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Fajar Sidik Napu menemui anggota DPR RI Fraksi Golkar Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, MH yang juga anggota Komisi VIII mintra kerja Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Setelah Fajar menyampaikan fakta yang terjadi atas insiden pada kegiatan dimana dirinya dimarahi oleh Mensos. Ia juga berterima kasih karena masih ada sosok Gubernur Provinsi Gorontalo yang membelah dirinya sebagai warga masyarakat Gorontalo. “Terima kasih Pak Gub, telah menjaga harkat dan martabat kami serta nama baik keluarga kami. Karena jujur atas insiden tersebut, saya, keluarga dan teman-teman pendamping PKH terpukul. Dibully kiri kanan di media sosial, padahal kami tidak pernah melakukan pencoretan nama penerima PKH,” imbuhnya.
Mendengar pernyataan tersebut, Ibu Idah Syahidah menenangkan Fajar dan menyampaikan pesan-pesan. Pertama, meminta kepada masyarakat agar kiranya tidak menghukumi Fajar dan teman-teman pendamping PKH lainnya. Sebab sebagaimana penjelasan tadi, tidak ada pencoretan nama-nama penerima bantuan sosial PKH. Ini murni ada kesalahpahaman informasi antara Mensos dengan Fajar selaku Pendamping PKH. 
Kedua, Pak Gubernur Gorontalo sudah meminta kepada Fajar Sidik Napu untuk memaafkan Mensos, dan menjadikan ini sebagai momentum untuk perbaikan kinerja dibidang pemberian bantuan sosial ke depan. 
Terakhir, “saya meminta kepada seluruh teman-teman pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), bukan hanya di Provinsi Gorontalo tetapi di seluruh Indonesia agar tetap semangat bekerja. Demi terwujudnya tujuan PKH itu sendiri yakni memutuskan rantai kemiskinan, dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” tutup Ibu Idah Syahidah.
RELATED ARTICLES

Most Popular