Kamis, Mei 19, 2022
BerandanewsPrakerja Gelombang 23, 212 Kabupaten Kota Dapat Prioritas

Prakerja Gelombang 23, 212 Kabupaten Kota Dapat Prioritas

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah resmi membuka pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 23 pada Kamis (17/2/2022) pukul 14.15 WIB.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah resmi membuka pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 23 pada Kamis (17/2/2022) pukul 14.15 WIB.

Pada perekrutan pertama di tahun ini, Airlangga menyampaikan, program Kartu Prakerja Gelombang 23 memutuskan untuk memberikan fokus prioritas dengan penambahan alokasi pada 212 kabupaten/kota dengan kemiskinan ekstrem.

Namun, dia tidak merinci lebih detil apa saja 212 kabupaten/kota yang mendapatkan alokasi tambahan pada Kartu Prakerja Gelombang 23.

“Diharapkan melalui bantuan Kartu Prakerja dapat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk dapat terlepas dari jerat kemiskinan ekstrem,” kata Airlangga dalam sesi teleconference, Kamis (17/2/2022) dilansir dari liputan6.com.

Sebagai program semi-bansos, ia melanjutkan, Kartu Prakerja masih akan diprioritaskan bagi mereka yang belum menerima bantuan.

“Komite Cipta Kerja telah memutuskan pada semester 1 tahun 2022 ini, bahwa Program Kartu Prakerja masih bersifat semi bansos sama seperti periode sebelumnya,” sambungnya.

Kartu Prakerja Diharap Tak Hanya Jadi Program Pemerintah Era Jokowi

Program Kartu Prakerja Gelombang 23 fokus memberikan prioritas dengan penambahan alokasi pada 212 kabupaten/kota dengan kemiskinan ekstrem
Prakerja (Credit: liputan6.com)

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari berharap Program Kartu Prakerja dapat berlanjut setelah 2024.

Hal itu disampaikan dalam webinar Dampak Kartu Prakerja sebagai Program Pemulihan Covid-19, dikutip dari Youtube Kartu Prakerja, Kamis (10/2/2022).

“(Program Prakerja) disinergikan untuk program lain, menjadi inspirasi bagi program lain dan tidak menjadi ad-hoc project di masa Presiden Jokowi karena visi Indonesia Emas mestinya bukan visi Presiden Jokowi saja,” kata Denni sebagaiaman dilansir dalam liputan6.com.

Disisi lain, Denni mengaku lega karena hasil riset Presisi menemukan bukti bahwa Kartu Prakerja efektif. Studi Presisi digelar pada September hingga Oktober 2021 terhadap 2.156 penerima dan non-penerima Program Kartu Prakerja yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Hasilnya, Presisi menyimpulkan Program Kartu Prakerja meningkatkan kompetensi, produktivitas, daya saing, serta kewirausahaan penerima Kartu Prakerja. Selain itu peneliti menemukan pengaruh positif-signifikan Program Kartu Prakerja terhadap upah dan inklusi keuangan.

Halaman 2:

Sebut Bakal Jadi Contoh di G20, Airlangga: Efektivitas Kartu Prakerja Terbukti secara Ilmiah

RELATED ARTICLES

Most Popular